Pada dasarnya kekudusan bukanlah agenda kita, tetapi agenda Elohim yg memanggil semua orang yang bersedia mendengar perjalanan keluar yang ditemukan dalam AnakNYA menuju ke sebuah jalan kebebasan, kehidupan, kuasa, tujuan, dan harapan yang baru.
lalu apa artinya menjadi kudus ?
ketika kita membaca kata kudus, kekudusan, orang kudus, menguduskan, atau dikhususkan untuk maksud kudus dalam Alkitab, kata-kata itu biasanya diterjemahkan dari pengelompokan kata bahasa Ibrani dan Yunani yang berasal dari ide pembagian, perpisahan, dan dipisahkan.
sebenarnya akar istilah bahasa Yunani tersebut berarti memotong, memisahkan. untuk menganggap seseorang, tempat, atau sesuatu itu kudus, itu sama juga dengan menganggap objek atau orang itu terpisah dari yang sekuler, yang lazim, dan yang kotor.
namun kekudusan tidak hanya berarti dipisahkan dari sesuatu, tetapi juga berarti dikuduskan untuk sesuatu, kekudusan mendifinisikan tujuan perpisahan tersebut, sebagai contoh : tanah dianggap kudus; ini adalah tempat Elohim telah memilih untuk menyatakan namaNYA (lihat Kel.3:5), kota Yerusalem adalah kota yang kudus karena merupakan tempat Elohim akan hidup bersama umatNYA (lihat Neh.11:1)
Perabotan Bait Elohim kudus karena dipisahkan sebagai alat penyembahan dan pujian bagiNYA, hal yg membuat semua benda ini kudus adalah kenyataan bahwa Elohim telah menganggap mereka terpisah dari yang lazim, sekuler, n kotor, n dipisahkan bagi rencanaNYA. (bersambung)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar